Beritaislamterbaru.org - Prof. Dr. Anwar Nasution menanggapi kalem kehebohan yang dipicu atraksi tari perut ketika peluncuran bukunya pada Senin (7/8) lalu. Anwar menilai atraksi tari perut itu hanya sebuah hiburan, sama dengan hiburan tarian lain ibarat tari Bali atau tari Jawa Tengah.
Mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia ini menyebut ia sama sekali tidak tahu ada ada agresi tari perut di Peluncuran Buku 75 Tahun Prof Dr Anwar Nasution tersebut.
“Itu tanyakan sama panitianya. Saya kan sakit, tangan saya sempat patah. Kaprikornus saya serahkan ke panitia,” ujar Anwar ketika dihubungi kumparan (kumparan.com), Kamis (10/8).
Anwar mengaku hanya meminta kepada panitia agar penyanyi Putri Ayu hadir sebagai penghibur acara. “Saya cuma minta ada Putri Ayu, sisanya saya serahkan ke panitia,” ujarnya.
Mantan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan ini mengaku heran kenapa atraksi tari perut itu dipermasalahkan banyak pihak. “Kenapa tercoreng? Kalau mau ngasih pinjaman di program tari perut apa salahnya? Ini kan sama saja ada tari Jawa, tari Bali, tari tor-tor dari Batak. Apa salahnya? kata Anwar sambil tertawa.
Mengenai pakaian yang dipakai oleh si penari, Anwar menilai pakaian tersebut biasa saja. Ia membandingkan dengan pakaian yang digunakan penari tradisional asal Jawa Tengah atau Bali yang juga tak kalah seksi. “Baju Solo apa enggak telanjang-telanjang? Baju Bali kan juga begitu. Kaprikornus tak usah dipermasalahkan lah,” katanya.
Acara peluncuran buku Prof. dr. Anwar Nasution juga dihadiri oleh Wapres Jusuf Kalla dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono. Anwar menyebut ketika sang penari mulai beratraksi, Wapres Jusuf Kalla sudah hadir. JK yang duduk di sebelah Anwar hanya tertawa kalem ketika tari perut itu mulai ditampilkan.
Dalam video yang beredar di media umum dan grup Whatsapp, sang penari menggunakan pakaian minim yang biasa digunakan oleh penari asal Timur Tengah. Mengenakan rok panjang dan atasan dengan perut terbuka, penari berambut panjang itu terlihat meliuk-liukan badannya dengan diiringi musik Timur Tengah. Video berdurasi 44 detik itu juga menyampaikan bagaimana Menteri Basuki yang tertawa ketika tari perut mulai ditampilkan. Ia kemudian bangun dari mejanya.
[JAWAPOS | KUMPARAN/www.beritaislamterbaru.org]

0 Response to "Anwar Nasution : Apa Salahnya Hiburan Tari Perut di Peluncuran Buku?"
Post a Comment