
Beritaislamterbaru.org - Permadi atau lebih dikenal sebagai Abu Janda al-Boliwudi dikenal alasannya yaitu sindiran serta kritikannya di media sosial. Terkadang hal itu menjadi kontroversi di media umum dan berlanjut di dunia kasatmata menjadi obrolan dan diskusi serius
Sosok Abu Janda, kemarin terlihat di aula Kecamatan Bubutan, Kota Surabaya. Usut punya usut, ternyata ia menjadi instruktur dalam Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) Gerakan Pemuda Ansor Surabaya. Ustad Abu Janda mengisi bahan Kontra Propaganda Media Sosial dihadapan seratus akseptor PKD GP Ansor Surabaya.
“Ini pertama kalinya saya menjadi instruktur di lingkungan GP Ansor dan Banser. Biasanya saya lebih sering menjadi instruktur dikalangan umum, menyerupai yang belum lama diadakan oleh Kemeterian Sosial di daerah Kalibata, Jakarta Selatan. Saya kira kader-kade Ansor harus memiliki pengetahuan di bidang media umum atau medsos alasannya yaitu musuh-musuh NU dan Ansor hari ini hanya berani menyerang lewat medsos tidak secara fisik,” urai anggota Banser ini,” Minggu (13/8/2017). menyerupai dikutip dari laman resmi RRI.
Foto unggahan akun GP Anshor Kota Surabaya itupun ricuh dan menuai pro kontra, salah satu netizen mengatakan "Aku NU.....
Sedih rasanya ndelok nu sg saiki..." tulis akun alan
Innalillahi wa inna lillahi rojiun....
udah kehabisan stok ustadz ya..
Sementara itu laman NU Garis Lurus, mengunggah foto dalam program tersebut mengatakan "Saksikanlah Ya ALLAH, Kami berlepas diri.."
0 Response to "Abu Janda Makara Instruktur PKD GP Ansor Surabaya, Netizen: Aku NU, Tapi Aku Sedih Lihat NU Sekarang"
Post a Comment