Sedang Panas! Kader PDIP Saling Sikut di Kandang Banteng



Beritaislamterbaru.org -  Internal PDIP di Jawa Tengah sedang panas. Politikus PDIP Ganjar Pranowo lagi jadi sorotan rekan separtainya.


DPD PDIP Jawa Tengah membuka pendaftaran bakal calon gubernur dan bakal calon wakil gubernur untuk Pilgub Jateng. Setidaknya, sudah ada tiga kader PDIP yang siap menggeser posisi Ganjar sebagai cagub Jateng dari PDIP.

Jawa Tengah memang dikenal sebagai lumbung bunyi PDIP. PDIP selalu menjadi juara di provinsi yang disebut 'Kandang Banteng' ini. Pada Pemilu 2014, PDIP memperoleh kemenangan mutlak yakni 4.295.598 suara. Di bawahnya, jauh Partai Golkar dengan perolehan 2.497.282 suara.

Tiga nama yang siap bersaing dengan Ganjar yaitu Bupati Kudus Musthofa, Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya dan mantan Bupati Klaten sekaligus Ketua DPC PDIP Klaten Sunarna. Sang incumbent sendiri, hingga kini masih belum mendaftar.

"Kemarin hingga hari ini masih sibuk, rencananya hari ini (mendaftar), tapi Pak Presiden datang nanti malam, sehingga enggak jadi. Inikan cuma teknis saja, cari waktu yang agak longgar saja," kata Ganjar di Semarang, Selasa (8/8) kemarin.

Tiga pesaingnya di internal banteng sudah jauh lebih dulu mendaftar dan mengembalikan formulir. Kini, nasib empat kader Banteng tersebut nantinya ada di tangah sang ketua umum PDIP Megawati Soekarnoputri sebagai pemegang mandat penuh rekomendasi kepala daerah.

Saling sikut antar kolega di PDIP pun tak terelakkan. Tentu saja, Ganjar sebagai incumbent yang paling sering menerima sentilan.

Politikus PDIP Nurul Tri Wahyuni misalnya. Dia juga ikut mendaftar penjaringan ke PDIP, namun bukan sebagai cagub tapi cawagub. Saat mendaftar, Nurul memilih berdampingan dengan Musthofa ketimbang dengan Ganjar Pranowo.

"Saya keinginannya Pak Musthofa mungkin, dari Kudus, sebab ia sudah dua periode di Kudus dan kinerja ia kita lihat cukup baik," kata Nurul usai mengembalikan formulir pendaftaran kepada media di Ruang Pertemuan, Kantor DPD PDIP Jateng, Gedung Panti Marhen Jalan Brigjend Sudiarto, Selasa(8/8).

Apalagi, Musthofa menurut informasi yang diterima Nurul, telah didukung oleh 30 DPC PDIP se-Jawa Tengah.

"Dan jikalau nggak salah ada beberapa DPC kurang lebih 30-an kabupaten mendukung ia setahu saya," ungkapnya.

Nurul mengaku sering berkomunikasi dengan Bupati Kudus Musthofa. Namun, dirinya sama sekali belum pernah eksklusif bertatap muka atau bertemu.

"Sering komunikasi, tapi saya belum pernah bertemu," ujarnya.

Dibanding dengan calon incumben, Gubernur Jawa Tengah ketika ini Ganjar Pranowo yang satu kampung halaman dengannya, Nurul lebih memilih sosok Musthofa yang pantas menjadi Calon Gubernur yang akan bertarung di Pilgub 2018 mendatang.

"Yang lainnya kebetulan saya tidak ada feeling. Pak Ganjar? Saya terus terperinci feelingnya ke Pak Musthofa. Saya tidak mau menjelekkan siapapun. Ya sebab insan punya kekurangan dan kelebihan masing-masing," bebernya. [mdk]

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Sedang Panas! Kader PDIP Saling Sikut di Kandang Banteng"

Post a Comment